Program pendidikan keaksaraan merupakan bentuk layanan pendidikan
nonformal untuk membelajarkan warga masyarakat buta aksara, agar
memiliki keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan
berhitung, yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari dengan
memanfatkan potensi yang ada dilingkungan sekitarnya, sehingga WB dan
masyarakat dapat meningkatkan mutu dan taraf hidupnya.
Program-program Pendidikan Keaksaraan 2009
Keaksaraan Dasar adalah upaya peningkatan kemampuan keberaksaraan
penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas agar memiliki kemampuan
membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, dan berhitung, untuk
mengkomunikasikan teks lisan dan tulis menggunakan aksara dan angka
dalam bahasa Indonesia
Keaksaraan Usaha Mandiri adalah upaya penguatan keberaksaraan melalui
pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan penghasilan dan
produktivitas seseorang atau kelompok.
TUJUAN PENYELENGGARAAN
-
Mengembangkan kemampuan warga belajar dalam memecahkan masalah sehari-hari yang dihadapi oleh mereka;
-
Melatih warga belajar untuk menggunakan keterampilan dan kompetensi keaksaraan dalam kehidupan sehari-hari;
-
Memotivasi warga belajar sehingga mampu memberdayakan dirinya sendiri dengan menggunakan kompetensi keaksaraan;
-
Mengembangkan kemampuan berusaha atau bermata pencaharian sehingga mampu meningkatkan mutu dan taraf hidupnya;
-
Mengembangkan kemampuan dan minat baca warga belajar sehingga mampu
menjadi bagian dari masyarakat gemar membaca dan masyarakat belajar
PRINSIP-PRINSIP DASAR PENDIDIKAN KEAKSARAAN
-
Konteks Lokal;
-
Desain Lokal
-
Proses Partisipatif;
-
Manfaat Hasil Belajar
PRINSI PENYELENGGARAAN
-
Konteks lokal: Kegiatan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan minat,
kebutuhan pengalaman, permasalahan dan situasi lokal serta potensi yang
ada disekitar WB.
-
Desain lokal: Tutor bersama WB merancang kegiatan pembelajaran di kelompok belajar sebagai jawaban atas minat, kebutuhan, dan permasalahan lokal.
-
Partisipatif: Tutor perlu melibatkan WB berpartisipasi secara aktif dari mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian hasil pembelajaran
-
Fungsionalisasi Hasil Belajar: WB diharapkan dapat memecahkan masalah keaksaraannya dan meningkatkan mutu serta taraf hidupnya.
STRATEGI PEMBELAJARAN CALISTUNGKASI
-
Mendengarkan
-
Berbicara
-
Membaca
-
Menulis
-
Berhitung
TINGKAT LEVEL KEMAMPUAN WARGA BELAJAR
-
Tingkat Dasar
-
Tingkat Lanjutan
-
Tingkat Mandiri
SK Dirjen PNF:258/E/MS/2009 (Tgl 3/6/209) Tentang pendidikan Keaksaraan diselaraskan menjadi:
-
Pendidikan Keaksaraan Dasar
-
Pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri
STANDAR KOMPETENSI KEAKSARAAN (SKK)
-
SKK Dasar
-
SKK Usaha Mandiri
Metode pembelajaran
-
Metode Abjad (Alphabetic method).
-
Metode Kata Kunci
-
Metode Global (The sentence method).
-
Metode Suku Kata (Sillabic method).
-
Metode SAS (struktur analitik sintetik/struktur urai rangkai).
-
Metode Asosiasi.
Media dan bahan belajar
-
Poster
-
Fotonovela
-
Komik
-
Gambar Tempel
-
Boklet
Waktu Pembelajaran :
Minggu = 15.00 – 18.00
Waktu Belajar : 180 menit
Informasi :
Silakan datang langsung ketempat kami atau bisa hubungin
KONTAK KAMI